oke sobat..

soekarno logo_penabur
apa kabar?
baik donkz…

nih ada share dari aku sedikit..
apa sih yang ada di benak teman2 ketika mendengar kata politik?
pasti malas banget kank kalo kita harus ngebahas masalah Ir. Susilo, Nazarudin, Anas Urbaningrum, Angellina Sondakh, Rumah Sakit Omni, dan lain – lain kan..?
oke teman2, kali ini aku akan mencoba untuk membuka pemikiran teman2 kalo politik itu memank buruk. apalagi sistem yang diterapkan di Indonesia ini.

1. yang pertama, teman2 pernah donk mendengar isu-isu tentang harga permium atau solar meningkat

gini lho teman2, tau gak sih kalo itu semua cuma modus dari para politikus supaya kasus2 mereka itu gak diusut lebih lanjut , ga diselidiki, ga ditayangkan karena kita sebagai warga yang awam jadi cuma terfokus sama harga bensin premium n solar yang mau meningkat. para politikus mencari cara supaya kita apara masyarakat biasa, para mahasiswa, dan para pekerja tidak mengkitu perkembangan kasus- kasus mereka dan pemerintah memiliki pekerjaan baru yang disebabkan oleh karena naikknya harga bahan bakar tersebut.
betapa pintar dan liciknya para politikus kita. seolah – olah kita hanya terfokus pada hal yang kita butuhkan, para politikus pun sambil berikir mencari cara supaya bisa terbebas dari kasus, mencari pandangan baru, ada juga yang mencari pengacara handal, ataupun kabur ke luar negeri supaya terbebaskan dari hukuman.
yah, kalo kita inget lagi, Nazarudin didapatkan di kota Cartagena , Argentina.
2. begitu juga dengan kasus akhir – akhir ini, seperti harga bawang putih yang selalu meningkat, harga daging yang melonjak.

itu semua bukan murni disebabkan oleh para petani yang kekurangan biaya operasional,
namun, ada beberapa oknum yang mempunyai kepentingan terntentu demi tujuan tertentu

nah, begitu frend pandangan aku tentang politik.
untuk itu kalo teman2 mau berpolitik, kita perlu menerapkan sistem hukum politik yang baik.

selama aku masuk di yayasan BPK Penabur Jakarta, aku juga merasa dipolotiki oleh mereka.
mereka begitu cerdik, namun aku merasa senag bekerja dengan mereka. aku merasa mereka menerapkan dan mengaplikasikan politik yang membangun di dalam pembangunan pendidikan di negara kita.

kenapa aku bisa bilang begitu?

aku dan teman2 aku sekarang sedang mengikuti training PLPG di BPK Penabur. dalam training itu kami tidak pernah mengajar 1 kalipun. kami hanya ditugaskan untuk belajar, mengerjakan home work ang mereka berikan. namun mereka tetap memberikan imbalan yang setimpal dengan yang kami rasakan. mereka memberikan segala fasilitas yang kami butuhkan.
seandainya saja Indonesia ku ini mempunyai sistem berpolitik seperti yang diterpkan oleh BPK Penabur…

Good luck calon peneurus bangsaku..