Presiden Unja Jadi Tersangka Pengeroyokan

MUARO JAMBI-Heri Gunawan, Presiden mahasiswa (Presma) Universitas Jambi, berserta wakilnya Warfian Saputra dan Azhari, pelaku pengeroyokan terhadap korban yakni Oktavianus mahasiswa FKIP Unja, ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Akibat aksi pengeroyokan yang di duga kuat pelakunya lebih dari tiga orang ini, korban mengalami luka lecet di bagian pipi kanan serta rahang mengalami pembengkakan. Korban yang adalah warga perumahan Mendalo Asri, Kelurahan Mendalo Darat, yang menderita luka lecet di pipi kanan dan rahang bengkak.

Kapolsek Jambi Luar Kota (Jaluko) Gadug Kurniawan, melalui kanit Reskrim Aipda Purnawan kepada wartawan kemarin, mengatakan sampai sejauh ini baru tiga orang yang di tetapkan sebagai tersangka, sedangkan proses pemeriksaan saksi-saksi akan terus di lakukan.

”Ketiga tersangka belum ditahan dan masih menunggu hasil visum terhadap korban,” katanya.

Meskipun nantinya ada upaya rektorat Unja dari kedua belah pihak melakukan perdamain, namun terkait dengan terjadinya tindakan pidana proses hukum tetap berjalan. “Hukum tidak bisa di tinggalkan begitu saja,” tegasnya.

Kemudian ketiga tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan di ancam hukuman penjara lebih dari 5 tahun. “Untuk melengkapi berkas perkara, proses penyidikan dalam kasus ini akan teus di kembangkan,” tuturnya.

Aksi pengeroyokan ini di lakukan tersangka, kamis kemarin, korban sengaja di jemput oleh pelaku di rumah kostnya yakni perumahan mendalo asri, Kecamatan jaluko, kemudian pelaku mempertanyakan kepada korban yang di duga telah merobek selebaran kegiatan Kampus, namun korban tidak mengakui perbuatan tersebut, amarah pelaku memuncak langsung melakukan pengeroyokan, tidak puas korban yang sudah tidak berdaya di giring ke Porkes unja dan kembali menjadi bulan-bulanan tiga tersangka serta teman lainnya.

usai melancarkan aksi korban di antar kembali ke kostnya, tidak terima atas perbuatan tersebut, korban yang di bimbing rekannya langsung melapor perbuatan pelaku ke Polsek Jaluko. (opi)