Hi oktavianus
Kita semua tahu bahwa menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah faktor
penting yang tidak boleh diabaikan. Setiap sel dalam tubuh kita
bergantung pada air untuk berfungsi dengan baik.
Saat berolahraga dan latihan, kebutuhan cairan tubuh akan
meningkat. Itulah sebabnya banyak orang mengalami sakit kepala,
keletihan dan bahkan koma ketika tubuhnya kekurangan cairan
(dehidrasi) saat berolahraga.
Berapa Banyak cairan yang Dibutuhkan Setiap Hari?
Tubuh dan aktivitas masing-masing orang berbeda. Itulah sebabnya
kebutuhan cairan masing-masing orang juga berbeda. Orang yang
tinggal di iklim panas tentu lebih banyak membutuhkan cairan
ketimbang mereka yang tinggal di iklim dingin.
Umumnya setiap orang membutuhkan sebanyak 2-3 liter air perhari.
Ini sederhana, mudah diingat dan tampaknya berlaku bagi semua orang.
Cara terbaik untuk menguji apakah tubuh Anda cukup cairan atau
tidak, lihatlah air kencing Anda. Jika warnanya kuning pekat bisa
jadi Anda sedang kekurangan cairan. Meski terkadang mengonsumsi
multivitamin dapat mengubah warna urin, tapi cara ini bisa
dijadikan langkah sederhana apakah Anda kekurangan cairan atau
tidak.
Minum 1-2 gelas air saat bangun tidur juga dapat membantu tubuh
tetap terhidrasi karena tubuh telah berpuasa dari makanan dan
cairan selama Anda tidur.
Berapa Banyak Cairan yang Hilang saat Latihan?
Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang meremehkan berapa
banyak mereka berkeringat ketika latihan. Banyak orang tidak
menyadari bahwa keringat yang keluar dari tubuh mereka saat latihan
bisa mencapai 0,8 hingga 1,4 liter air dari keringat.
Bahkan ada catatan yang menyebutkan jika seseorang sangat mungkin
mengeluarkan keringat sebanyak 5 liter selama 1 jam latihan, namun
mereka tidak menyadarinya!
Jika Anda ingin menghitung berapa banyak cairan yang keluar saat
latihan, Anda bisa mencoba 3 tes sederhana berikut ini:
Timbang badan Anda dalam keadaan telanjang
Catat angkanya, kenakan pakaian Anda dan berlatihlah selama 1 jam.
Jika memungkinkan, jangan makan dan minum selama latihan.
Timbang badan Anda kembali dalam keadaan telanjang
Catat angkanya, dan Anda akan menemukan selisih dari angka yang
pertama. Itulah jumlah cairan tubuh yang hilang.
Misalnya Anda menemukan berat badan Anda berkurang 1 kg atau sama
dengan 1 liter air, apakah ini artinya Anda akan minum cairan dalam
jumlah tersebut dan Anda akan baik-baik saja? sayangnya tidak
semudah itu.
Cerdas Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Ini bukan hanya tentang seberapa banyak Anda minum selama latihan.
Sel-sel tubuh Anda tidak dapat menyerap air secepat mereka
mengeluarkannya, dan ketika Anda berolahraga maka sebagian sistem
pencernaan Anda akan dimatikan pula, yang berarti bahwa sebagian
besar cairan terkumpul di perut dan membuat Anda merasa kurang
nyaman.
Tidak hanya itu, jika Anda langsung minum 1 liter air untuk mengisi
kembali jumlah yang hilang maka hal ini dapat mengganggu
kesimbangan sodium dalam darah dan mengakibatkan EAH
(exercise-associated hyponatraemia) atau keracunan cairan yang bisa
mengakibatkan kejang-kejang hingga kematian.
Cara cerdas untuk menangani ini adalah Anda tidak harus minum
cairan sebanyak yang Anda keluarkan saat Anda latihan, karena tubuh
Anda tidak bisa menyerap secepat yang Anda kira. Itulah sebabnya
Anda dianjurkan untuk membagi konsumsi cairan dalam satu hari agar
tidak mengejutkan sistem tubuh.
Pre – hydrating (kondisi sebelum dehidrasi) adalah hal yang sangat
penting. Bahkan pelatih atlet marathon dan triathlon akan
memberitahu Anda, membuat tubuh terhidrasi bukanlah dilakukan di
hari pertandingan, tetapi bagaimana pola mengonsumsi cairan dua
hari menjelang pertandingan. Waktu dua hari tersebut dianggap
sebagai waktu ideal tubuh menyerap cairan dengan maksimal dalam
rangka mempertahankan kinerja tubuh secara optimal.
Salam
send from duniafitnes.com